Loading...

Video Viral Luwak White Coffee Terbakar, Ternyata Begini Penyebabnya, Lalu Bagaimana Respon Pihak Pemilik

0 73

Sekilas Viral – Video Viral Luwak White Coffee Terbakar, Sejak semalam 28 September 2018, beredar & viral sebuah video yang menampakan salah satu brand kopi serbuk Luwak White Coffee mudah terbakar saat disulut barah. Akun-akun yang mempraktikkan bagaimana Luwak White Koffie gampang terbakar tadi di-upload hanya dalam saat selisisih hitungan jam, terdapat juga yang interval saat uploadnya hanya hitungan mnt.

Dalam beberapa video yg meluas melalui media umum & Youtube itu, tampak ada percikan api yg menyala relatif akbar saat serbuk Luwak White Koffie diarahkan ke barah.

Seperti video yang diunggah akun Youtube Amin Flash misalnya. Dalam video berdurasi kurang dari satu mnt itu, tampak terdapat seorang pria mengenakan seragam berwarna biru menumpahkan bubuk kopi Luwak White Koffie dan eksklusif menyala waktu disulut memakai korek apik.

“Masyaallah, tuang lagi pak sampai habis. Wih parah banget,” komentar seseorang yg melihat langsung percikan barah menurut tumpahan kopi yang disulut menggunakan korek.

Pembuktian serupa juga dilalukan pada sebuah unggahan berjudul ‘Bubuk Kopi Bisa Terbakar, Mengandung Apa?’ yang diunggah akun Prince Kumbang12. Dalam video berdurasi 1 mnt 56 dtk itu seorang laki-laki yang mengenakan kaos berwarna merah menyalakan api dan menumpahkan serbuk Luwak White Koffie tepat pada atas korek. Hasilnya, percikan barah menyala begitu besar . Video itu pun ditonton lebih dari seribu kali.

“Inilah yg biasa kita minum. Ini bukan rekayasa,” terperinci pria yg tengah mengabadikan momen pembakaran kopi luwak tadi.

Video Viral Luwak White Coffee Terbakar

Video serupa juga dipertontonkan pemilik akun She Achex thea. Dalam video berdurasi 25 dtk itu, pemilik akun youtube tersebut menerangkan sebuah Luwak White Koffie bungkus sachet yg menyala sangat besar ketika isinya dituang dan dibakar dengan barah yang bersumber berdasarkan korek. Warga yang tengah menyaksikan langsung pun dibuat resah & merasa bertanya-tanya dengan alasan percikan api yg keluar tersebut.

Nyala api yg cukup besar jua ditunjukkan oleh pemilik akun Plagiat. Dalam unggahn tersebut, tampak dua laki-laki sengaja membakar isi atau bubuk kopi yanh dituang & disulut dengan korek barah menurut bawah. Hasilnya pun menciptakan warga yg menyaksikan terheran-heran.

“Mengandung gas sepertinya,” istilah keliru seorang di pada video tersebut menggunakan menggunakan bahasa Sunda.

Sebelum Luwak White Koffie, masalah serupa jua sempat terjadi pada biskuit Crispy Crackers yang menyala waktu dibakar meski hanya menggunakan korek barah. Setelah tersebar luas di jejaring sosial, pertanyaan pun banyak menghampiri.

Penyebab Luwak White COffe Mudah Terbakar

Sebelumnya Anda Ketahui Dulu Kandungan Luwak White Coffee

1. Sirup jagung yg dipadatkan, hal ini dalam dasarnya gula, hanya saja terbuat menurut jagung

dua. Parsial Hidrogen Kedelai atau minyak berdasarkan biji kapas, ini yang memberi creamer seperti cream

tiga. Sodium caseinate, protein susu yg nir mengandung laktosa tetapi bertindak sebagai stabilizer.

4. Monogliserida dan digliserida, bahan yang memastikan kopi & creamer bisa tercampur. Ada kemungkinan bahwa ini mengandung lemak trans.

5. Dipotassium fosfat atau yang jua dikenal sebagai asam fosfat, bermanfaat buat pengental

Itulah beberapa bahan pokok penghasil creamer, umumnya ada tambahan lain seperti kopi & lain lain, tapi daftar yg di atas adalah bahan dasar.

Tetapi, seperti yg kita ketahui kopi creamer masih ada dalam 2 bentuk yaitu cair dan bubuk. Pada faktanya kopi creamer berbentuk serbuk yang mengandung sodium alumionosilicate, sebuah zat anticaking agent yg sangat mudah terbakar.

Jadi, berbagai produk yg berbentuk serbuk atau serbuk misalnya, tepung gandum, tepung beras, tepung botani, krimer, kopi, susu bubuk, & sebagainya apabila terkena barah pula mudah terbakar.

“Jadi bubuk atau tepung yg terbuat dari nabati jika terkena barah pula mudah terbakar. Proses terbakarnya itu terjadi karena terdapat barah, oksigen & bahan bakar (tepung/serbuk).

Video Viral Luwak White Coffee Terbakar

Kopi instant Luwak White Koffie yg sedang viral pada komposisinya masih ada Sodium Caseinate (Zat Anti Caking) yang mengandung sulfur, yaitu keliru satu unsur yang mudah terbakar.

Hal serupa, bubuk creamer bisa terbakar sebelumnya pernah dibuktikan oleh video yg dibuat sang mantan drummer kelompok band Nirvana dan pentolan menurut kelompok band Foo Fighter, Dave Grohl. Dalam video diperlihatkan Dave Grohl memegang satu botol creamer serbuk & menuangkannya ke atas korek, dan hasilnya?

Bubuk kopi creamer tersebut terbakar menggunakan mudahnya. Menyeramkan bukan? Pastinya Anda akan berpikir dua kali buat meminum kopi creamer bubuk.

Tetapi, hal itu tidak berbahaya bagi tubuh bila dikonsumsi. Suatu produk yang mudah atau sanggup terbakar, bukan berarti berbahaya bagi tubuh.

Jadi sehabis diteliti lebih lanjut produk Luwak White Koffie tentunya sudah mempunyai ijin edar yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM), sebagai akibatnya bisa dipastikan Luwak White Koffie 100% kondusif buat diminum.

Tidak Hanya Luwak White Coffee ,Kopi Sachet merk lain jua mudah terbakar

Memang sahih, ketika korek barah dinyalakan & bubuk kopi ditaburkan, api seketika membara.

Yang pertama, pemuda-pemuda tersebut mencoba Indocafe Coffemix buat ditaburkan pada atas korek api. Dan api memang sahih nyulut ke atas.

Percakapan dengan logat spesial Jakarta, para pemuda tersebut meneruskan dengan menaburkan Good Day Cappucino.

Kejadiannya pun sama, api menyulut ke atas waktu bubuk ditaburkan ke korek yg telah dinyalakan.

Luwak White Coffe pun jua tidak luput dari percobaan. Mereka pula menaburkan serbuk kopi putih tersebut di atas api.

Hasilnyapun sama menggunakan Indocafe Coffemix dan Good Day Cappucino.

Sementara itu, video postingan Andre Tanjung belum mendapat respons atau komentar,l. Hanya saja ia mendapat 2 like yg tertera di bawah video.

Video Viral Luwak White Coffee Terbakar

 

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.